Posted by: Anna | June 15, 2008

Song from “You”

Beberapa hari yang lalu, ada seseorang yang memberikan lagu ini untuk saya. Begitu saya mendengar lagu ini, jadi seneng, tapi malu…, hehe… 

Ternyata lagu ini memberikan efek samping pada saya, seperti susah tidur, senyum-senyum ngga jelas, wajah berseri-seri, pipi bersemu merah, dan tentunya jadi pengen cepet pulang ke Indo.

Untuk seseorang yang telah memberikan lagu ini, arigatou….

 Question
(Old 97’s)

She woke from a dream
Her head was on fire
Why was he so nervous?
He took her to the park
She crossed her arms
And lowered her eyelids

Someday, somebody’s gonna ask you
A question that you should say yes to
Once in your life
Baby, tonight I’ve got a question for you

She had no idea
Started to cry
She said in a good way
He took her by the hand
Walked her back home
And they took the long way

Someday, somebody’s gonna ask you
The question that you should say yes to
Once in your life
Maybe tonight I’ve got a question for you

I’ve got a question for you…

Posted by: Anna | June 15, 2008

Hepi Bisday, Brother!

Hari ini adikku, Kaze, ulang tahun..  
Sayangnya saya ngga bisa merayakannya bersama keluarga karena kami berada di belahan dunia yang berbeda, hiks..

Sekarang adikku ini berumur 18 tahun. Wah, ternyata dia sudah besar, perasaan kemaren masih kecil dan imut, hehe.. (kalo dia membaca ini, dia pasti ngambek).

Adikku yang satu ini memiliki jiwa seni yang paling besar dibandingkan saudara-saudaranya yang lain. Impiannya adalah menjadi seorang mangaka (comic artist). Dia sangat tertarik pada segala sesuatu yang berbau Jepang dan rajin belajar bahasa Jepang secara otodidak. Sekarang kemampuan bahasa Jepangnya melebihi saya yang pernah les bahasa Jepang (tapi lesnya cuma bentar dan ngga diterusin, hehe..). Wajar sebenarnya, kalo saya les nya ngga serius sih, suka bolos, ngga ngerjain PR, yang sudah dipelajari ngga suka dilatih, jadinya lupa lagi, hehe.. Beda dengan adikku, yang meski belajar otodidak, tapi dia rajin dan sering latihan.

Gosip terbaru yang kudengar, adikku punya band baru. Aliran band-nya sudah bisa dipastikan berbau Jepang!

Kemarin dia kirim sms ke saya (setelah lama ngga kirim sms, soalnya katanya mahal kirim sms ke luar negeri  ), dia bilang,

“Tetehku yang cantik, beliin aku drum ya?”
Saya langsung ketawa , tumben dia bilang saya cantik  , biasanya juga bilang “Tetehku yang bau”, “Dudutz”, atau panggilan-panggilan lainnya yang sudah pasti tidak memuji, hihihi… Ampun deh, adikku ini, uuh.. jadi gemess, pengen nyubiit…

Oya, sebentar lagi adikku ini jadi mahasiswa. Berarti dia akan memasuki “dunia baru” yang berbeda dengan dunianya dulu. Mudah-mudahan adikku yang ganteng ini bisa menjalani hari-hari barunya dengan baik, penuh semangat, rajin belajar, banyak berkarya, dan yang ngga kalah pentingnya, menikmati masa-masa ini! Masa muda harus dijalani dan dinikmati dengan sebaik-baiknya supaya ngga menyesal di kemudian hari. Betul begitu, bukan??

Ganbatte kudasai, brother!!   Muuuuach… (kiss jarak jauh, hihihi…)

(Begitu tau saya kirim kiss jarak jauh, dia di belahan dunia sana pasti akan langsung pasang kuda-kuda, bersiap menangkis kiss dari saya, hahaha..)

Posted by: Anna | May 19, 2008

Temperamen Manusia

Kalian semua pasti pernah mendengar nama Hipocrates kan?! Yup.., beliau adalah filsuf Yunani yang juga dikenal sebagai Bapak Ilmu Kedokteran. Beliau mengemukakan empat temperamen dasar manusia yang didasarkan pada empat cairan tubuh, yaitu darah (sanguine), empedu kuning (choleric), empedu hitam (melancholy), dan phlegma (phlegmatic). Empat cairan tubuh ini lah yang menurut beliau memberikan pengaruh pada temperamen seseorang. Setiap orang tidak memiliki satu jenis temperamen, namun merupakan kombinasi dari beberapa temperamen. Dari beberapa temperamen ini, biasanya ada satu yang sangat mendominasi. Saya sendiri adalah seorang phlegmatic-melancholy dengan sedikit sanguin.

Berikut ini adalah sedikit penjelasan mengenai sifat dari masing-masing temperamen:

Sanguine
Orang sanguine pada umumnya periang, hangat, penuh semangat, dan menyenangkan . Sifatnya yang naif, spontan, dan periang membuat orang-orang suka padanya. Ia dapat sungguh-sungguh merasakan suka cita atau kedukaan orang yang ada di dekatnya dan membuat orang lain merasa penting. Orang sanguin tidak pernah kehabisan kata-kata, cukup gaduh, dan memiliki percaya diri yang tinggi. Sikapnya yang tulus dan terbuka membuat orang-orang disekitarnya mau menerimanya. Cara hidupnya yang bebas dan penuh gairah, seringkali membuat orang-orang merasa iri padanya. Orang sanguine bukan siswa yang baik. Dia cepat gelisah, tidak bisa konsentrasi dalam waktu yang lama, dan kurang disiplin. Sanguine bukan pendendam, namun dia punya emosi yang kurang stabil. Dia juga kurang produktif dan kesukaannya untuk terus bicara membuatnya hampir tidak memiliki rahasia untuk disimpan (waduw, gawat… )

Choleric
Orang choleric berkepribadian tegas, penuh semangat, berpendirian, bertindak cepat, aktif, praktis, dan ambisius. Ia cenderung merasa puas dengan dirinya sendiri dan merasa tidak perlu untuk bergantung pada orang lain. Dia berani dan menentang ketidakbenaran . Namun, dia kurang bersimpati pada orang lain. Apabila ia bergerak menuju sasaran, ia dapat berlari tanpa mengindahkan orang yang menghalangi jalannya. Perhatian utamanya ditujukan pada nilai-nilai kehidupan yang mendatangkan faedah. Ia cenderung bersikap menguasai, mengatur, dan tidak segan-segan memperalat orang lain untuk mencapai tujuannya. Orang cholecic biasanya pintar, namun tidak terlalu cemerlang. Dia tidak suka terlibat dalam kegiatan yang tidak memiliki tujuan. Orang kholeris cenderung hanya memandang pada sasaran tanpa nyadari rintangan yang menghadangnya. Selain itu, orang cholecic juga cenderung dingin, dominan, sarkatis, dan cepat marah .

Melancholy
Orang melancholy sering dilukiskan sebagai pemurung . Orang melancholy memiliki sifat analitis, rela berkorban, berbakat, perfeksionis, dan sangat sensitif. Dia merupakan teman yang setia, tapi sukar mendapatkan teman. Dia paling bisa dipercaya dibandingkan dengan tipe lainnya. Dia sangat teliti dan tekun dalam mencapai tujuannya. Seorang melancholy bisa memanfaatkan kekuatannya hingga dapat melebihi orang lain, namun mudah dikuasai oleh kelemahan-kelemahannya sehingga menderita tekanan jiwa, mudah putus asa, dan selalu sedih. Orang melancholy adalah siswa yang baik, senang belajar, selalu ingin tahu, dan memiliki ingatan yang kuat. Tidak mudah bagi seorang melancholy untuk melupakan kesalahan orang lain dan dia juga jarang memberikan pujian. Sebenernya dia introvert, namun karena didominasi oleh perasaan, maka dia memiliki suasana hati yang beraneka ragam. Terkadang dia begitu senang, sehingga menjadi ekstrovert, tapi kemudian bisa menjadi sangat murung, menutup diri, dan menjadi agak antagonis. Dia tidak bergerak maju untuk menemui orang lain, namun lebih suka menunggu orang untuk menemukan dia. Sifat negatif yang menonjol dari tipe ini adalah egois dan cenderung negatif thingking (ha..ha..ha.., masa siy ).

Phlegmatic
Orang phlegmatic pada umumnya tenang, lamban, santai, dan stabil . Bagi orang phlegmatic hidup merupakan pengalaman yang menyenangkan. Dia cenderung tidak mau melibatkan diri dalam persoalan apapun dan lebih suka menjadi penonton. Dia sangat tenang dan santai, sehingga ia tidak merasa terganggu oleh keadaan sekelilingnya. Dia juga sukar marah karena selalu mampu mengendalikan emosinya. Dia memiliki perasaan yang jauh lebih dalam dari apa yang tampak dan memiliki kemampuan untuk menghargai karya seni dan hal-hal yang baik dalam kehidupan. Orang phlegmatic baik hati dan simpatik, namun dia jarang sekali mengutarakan perasaannya. Sekali ia didorong untuk bertindak, maka dapat terlihat bahwa ia adalah orang paling efisien dan memiliki kemampuan yang hebat. Dia dapat menciptakan suasana damai dan bisa mendamaikan orang. Sifat negatif yang menonjol dari tipe ini adalah kurang memiliki motivasi, suka menunda-nunda pekerjaan, dan plin-plan .

Posted by: Anna | May 12, 2008

Song for “You”

Untuk seseorang yang berada jauh di belahan dunia sana..

“I’m just too far from where you are
I wanna come home”

Home

(Michael Buble)

 

Another summer day has come and gone away in Paris and Rome
But I wanna go home

May be surrounded by a million people
I still feel all alone, I just wanna go home
Oh, I miss you, you know

And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you
Each one a line or two, “I’m fine baby, how are you?”
Well I would send them but I know that it’s just not enough
My words were cold and flat and you deserve more than that

Another aeroplane, another sunny place
I’m lucky, I know, but I wanna go home
I’ve got to go home

Let me go home
I’m just too far from where you are
I wanna come home

And I feel just like I’m living someone else’s life
It’s like I just stepped outside when everything was going right
And I know just why you could not come along with me
‘Cause this was not your dream, but you always believed in me

Another winter day has come and gone away in even Paris and Rome
And I wanna go home, let me go home

And I’m surrounded by a million people, I still feel all alone
Oh, let me go home
Oh, I miss you, you know

Let me go home, I’ve had my run
Baby, I’m done, I gotta go home
Let me go home, It will all be all right
I’ll be home tonight
I’m coming back home

Posted by: Anna | May 11, 2008

I Miss You, Mom

Hwa..hiks..hiks.., dari kemarin saya kangen banget sama mama. Mama..mama..mama.., pengen ketemu sama mama..

Pada saat-saat seperti ini, saya selalu berharap Doraemon benar-benar ada dan meminjamkan “pintu kemana saja” pada saya. Tapi…, da ngga ada  

Kemarin malam akhirnya saya isi waktu dengan menulis puisi. Sebenarnya saya agak ragu, mau diposting atau ngga. Tapi akhirnya hari ini saya memutuskan untuk mempostingnya. Maaf kalau bahasanya jelek, maklum.., saya bukan seorang pujangga, hehe..  

 From Daughter for Mother

 

Diri ini terlalu lemah,
rintik hujan bahkan menyakitkan bagiku
Tapi rasa itu terlupa dan pergi,
karena indahnya pelangi yang kau cipta di langitku

Diri ini terlalu rapuh,
angin semilir bahkan mengikis hatiku
Tapi diri ini bertambah kukuh
karena genggaman tanganmu menguatkan batinku

Diri ini terlalu mudah putus asa,
awan bahkan terlalu jauh untuk kugapai
Tapi jangkauan tangan ini semakin tinggi,
karena kau memberikan sepasang sayap untukku

Diri ini terlalu sedih,
kekecewaan tak menyisakan ceria di wajahku
Tapi bibir ini mulai tersenyum,
karena bahumu yang selalu tersedia bagi perihku

Apa yang harus kuucap?
Apa yang harus kuperbuat untukmu?

Ribuan tangkai anyelir merah jambu tak kan mampu untuk mengungkapkan rasa hatiku untukmu,
bahkan meski kususun bintang membentuk sebuah hati yang berkelip di langit malam untukmu,
atau pun kuminta semua burung berkicau mengiringi langkahmu dan semua kupu-kupu menari di sekelilingmu
Itu semua tak kan mampu membalas semua cinta kasihmu

Tapi kemudian kau berkata lembut padaku,
kau tak menginginkan apa-apa dariku,
cukup bahagiaku, itu adalah hadiah yang kau mau

« Newer Posts - Older Posts »

Categories