Posted by: Anna | June 26, 2008

Lactose Intolerance

Sebagai penderita lactose intolerance, cukup menderita bagi saya hidup di negeri antah berantah ini. Bagaimana tidak.., susu dan produk olahannya sangat melimpah disini. Dan saya, hanya bisa melihat produk-produk itu dengan mata berbinar tanpa bisa memakannya, hiks.. . Bisa sih makan, tapi cuma sedikit aja. Meski seringnya sih bandel, dikit-dikit jadi bukit (makan dikit-dikit tapi sistemnya continue alias ngga berhenti, hihihi..). Karena kebandelan saya ini, tubuh saya pun protes dan mulai menampakan gejala-gejala yang membuat saya meringis kesakitan . Tapi dasar nakal, bukannya insyaf, saya tetep aja beli dan makan produk itu (habisnya enak sih.., siapa coba yang ngga kegoda sama biskuit, cake, es krim, keju, dsb).

Apa sih sebenarnya lactose intolerance itu??  Hmm.., lactose intolerance adalah ketidakmampuan tubuh untuk memetabolisme laktosa (gula yang banyak terdapat di susu dan produk olahannya) dikarenakan kurang atau tidak adanya enzim laktase. Laktosa merupakan disakarida yang dapat dipecah laktase menjadi glukosa dan galaktosa yang akan diserap oleh dinding usus halus. Ketika laktase tidak ada, maka laktosa tidak dapat dipecah. Laktosa yang tidak dimetabolisme dan tidak dapat diabsorpsi dinding usus halus ini akan mengaktifkan sistem metabolisme laktosa bakteri yang hidup di usus. Fermentasi in vivo menghasilkan sejumlah gas (campuran dari hidrogen, karbon dioksida, dan metana) yang mengkibatkan penderita mengalami perut kembung, mual, dan sering buang gas. Selain itu, keberadaan laktosa dan produk fermentasinya akan meningkatkan tekanan osmotik yang mencegah kolon untuk mereabsorpsi air, akibatnya…diare deh.

Ada tiga tipe lactose intolerance, yaitu primary lactose intolerance, secondary lactose intolerance, dan congenital lactase deficiency. Primary lactose intolerance diinduksi oleh kebiasaan hidup yang kurang mengkonsumsi susu dan produk olahannya sejak kecil. Secondary lactose intolerance diakibatkan oleh penyakit gastrointestinal tertentu. Sedangkan congenital lactase deficiency diakibatkan oleh genetic disorder yang menyebabkan tubuh tidak dapat mempoduksi laktase sejak lahir.

Mayoritas orang dewasa mengalami lactose intolerance. Tingkat lactose intolerance akan meningkat seiring bertambahnya usia. Orang yang tidak terbiasa mengkonsumsi susu dan produk olahannya sejak kecil akan mengalami penurunan produksi laktase dengan cepat. Sebaliknya, orang yang terbiasa mengkonsumsi susu dan produk olahannya sejak kecil akan mengalami penurunan produksi dengan lambat. Namun ada juga orang yang dapat memproduksi laktase seumur hidupnya karena mengalami mutasi genetik yang menyebabkan produksi laktase tidak terhenti.

Ngomong-ngomong soal mutasi…, jadi inget proyek mutasi alfa amilase yang harus segera saya selesaikan, hehe.., kejar tayang..kejar tayang.. Ganbatte Anna..!!! (menyemangati diri sendiri).

Advertisements

Responses

  1. artikel yg bagus..
    oh gitu ya? kebanyakan orang dewasa mengalami laktosa intoleran ya? pantesan tiap minum susu terasa sedikit kembung.. trus itu berarti kita tidak bisa minum susu ato tidak perlu minum susu? 😦

    oiya salam kenal, watashi wa yayan desu, dozo yoroshiku!

  2. Hallo.., salam kenal juga ^_^
    Thanks for coming…

    Iya, kebanyakan orang dewasa di Asia mengalami lactose intolerance. Itu artinya tidak bisa mengkonsumsi susu dan produk olahannya, tapi bukan berarti tidak perlu minum susu (konsumsi susu justru penting karena banyak nutrisi yang diperlukan tubuh). Tentunya bukan sama sekali ngga bisa mengkonsumsi produk-produk itu lho, masih bisa ko.., hanya saja dalam batas tertentu, ngga bisa banyak-banyak. Tiap orang memiliki batas tolerasi yang berbeda-beda. Kalo batas toleransi terhadap susunya kecil banget, kita bisa beralih ke susu bebas laktosa, seperti susu kedelai, susu beras, dll.

  3. Jadi inget praktikum na,,
    Hehehehe…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: