Posted by: Anna | June 15, 2008

Bento..bento..bento..

Apa yang pertama terbesit begitu mendengar kata “bento”?
Kalo saya sih langsung inget “Hoka-Hoka Bento”, hehehe.. (duh.., jadi iklan nih)

Kalo secara mudahnya, bento itu bisa diartikan sebagai “packed meal” ala Jepang. Tapi, bento bukan “packed meal” biasa, karena dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat menarik. Bento-bento ini seringkali disusun dan didekorasi sehingga terlihat seperti manusia, hewan, tumbuhan, atau tokoh kartun tertentu, seperti tokoh-tokoh Sanrio, Pokemon, Mario Bross, dan lain-lain. Untuk bento semacam ini, biasanya disebut sebagai “charaben” (character bento) atau “kyaraben”.

Ini beberapa kyaraben yang foto-fotonya saya dapat dari internet. Saya seneng ngeliatnya, habisnya lucu-lucu dan bagus-bagus sih, jadinya tertarik banget buat belajar bikin kyaraben, supaya nanti kalo udah jadi ibu bisa bikin kyaraben yang lucu-lucu untuk anak-anakku, kya..kya..  (“ngehayal” mode : ON).

 

 

Pada jaman dahulu, bento tidak disimpan di dalam wadah, namun dibungkus dengan daun. Selanjutnya, untuk membuatnya lebih praktis, mulai lah digunakan box kayu. Pada saat ini, box bento modern dibuat dari berbagai macam material, seperti kayu, aluminium, dan plastik. Biasanya, box ini kemudian dibungkus lagi oleh furoshiki (kain tradisional Jepang yang digunakan untuk membungkus berbagai macam barang).

 

Sekilas mengenai furoshiki, ternyata ada berbagai macam teknik wrapping dengan menggunakan furoshiki ini, seperti yotsu musubi, otsukai tsutsumi, dan lain-lain.

Berhubung saya orangnya memang seneng dalam hal per-“wrapping”-an, jadinya pengen juga nyoba berbagai macam teknik di atas. Tapi karena ngga punya furoshiki, jadi pake kain biasa aja kali ya, hehehe… Atau.., kalo ada yang berniat membelikan saya furoshiki, saya dengan senang hati menerimanya, hehehe… Tapi mau request ah…, saya maunya furoshiki yang ini ni.. Harganya, ehem.., cuman $ 25 ko, hehehe…

Advertisements

Responses

  1. furoshiki harganya mahal ya? padahal saya mau nitip furoshiki ke temen yang lagi ada di jepang,, tapi kasian ah takut ngeberatin temen saya,, T_T

  2. Ngga juga ko, Rum..
    Yang murah juga ada
    Ini mah saya aja yang pengen furoshiki yang harganya $25, hohoho..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: