Posted by: Anna | May 10, 2008

Crazy Scientist

-WARNING-
Tulisan ini tidak diperuntukkan bagi para pecinta binatang, terutama serangga!!

Waktu kecil, saya sangat terobsesi untuk menjadi seorang ilmuwan (tapi seingat saya, saya tidak pernah menuliskan ilmuwan sebagai cita-cita saya di buku diary teman, hahaha..  ). Obsesi saya untuk menjadi seorang selebritis, eh…., maaf salah…, menjadi seorang ilmuwan maksudnya  , semakin menjadi-jadi setelah papaku sayang membelikan mikroskop.
Dengan mikroskop itu saya meneliti apa aja yang bisa saya teliti. Saya termasuk orang yang curious terhadap segala sesuatu, termasuk terhadap gosip selebritis, hehehe..
Lambat laun, ilmuwan kecil (saya maksudnya) mulai melakukan hal-hal yang diluar batas kewajaran. Dia menganggap dirinya adalah ilmuwan hebat yang suatu saat akan mendapatkan Nobel Prize untuk obat hasil penemuannya .

Obat apakah itu?? Obat untuk menyadarkan yang sedang tidak sadar (Heh??!! ).

Untuk mendapatkan obat ini, Anna kecil melakukan serangkaian riset dengan menggunakan binatang (serangga) sebagai objek percobaannya. Jadi mulai lah Anna kecil melakukan perburuan serangga dengan kejam. Semut dan nyamuk adalah objek favoritnya. Serangga-serangga yang sudah ngga bergerak itu dimasukkan ke dalam campuran larutan antah-berantah dan disimpan di dekat lampu. Waktu serangga-serangganya hidup lagi, si Anna kecil ini seneng banget…. “Ramuanku berhasil,” begitulah ucapnya dalam hati .
Ya..ya..ya.., cukup gila kan kegilaanku di masa kecil (haha.., kalimat yang aneh). Mohon dimaklumi ya, kan namanya juga anak-anak .
Bagi para pecinta serangga.., maafkan saya. Saya sudah insyaf dan tobat, saya ngga akan melakukan hal seperti itu lagi .

Kalau pun saya melakukan hal-hal yang jahat lagi pada serangga, itu karena saya merasa terganggu oleh serangga-serangga tersebut, misalnya memukul nyamuk atau menuangkan wipol di atas kecoa (saya suka takut kalo harus ngebunuh kecoa secara langsung, jadinya kecoanya suka saya siram pake wipol, sampo, pemutih, odol, atau pake apa pun yang ada di wc dan membiarkan mereka mati dengan sendirinya). Tapi di luar itu, saya sangat suka pada serangga ko.., kupu-kupu, capung, kumbang, kepik, kunang-kunang, tonggeret, belalang, jangkrik, dan lain sebagainya. Bahkan, waktu SMP saya pernah menulis makalah mengenai kehidupan serangga karena saya sangat tertarik pada kehidupan serangga (kecuali kecoa!!!). Waktu dulu, saya juga suka mengambil ulat-ulat dari tanaman di taman, memasukan mereka ke dalam stoples, dan memelihara mereka sampai berubah menjadi kupu-kupu.
Kembali ke masalah keinginan untuk mendapatkan Nobel Prize, si Anna ini emang berharap banget suatu saat dapet Nobel. Tapi.., sepertinya ngga mungkin bisa kalau dia masih memelihara sifat malasnya yang naudzubillah .

Tapi.., kalaupun saya ngga berhasil mendapatkannya, saya masih menyimpan harapan yang cukup besar karena suatu saat nanti saya akan menjadi ibu. Lho terus apa hubungannya?? Yah.., saya akan berusaha untuk menjadi ibu yang baik bagi anak-anak saya, sehingga anak-anak saya bisa menjadi orang-orang besar dan mendapatkan Nobel Prize karena berhasil menemukan penemuan-penemuan yang bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia di muka bumi. Hiks.., cita-cita yang sungguh mulia …

Tapi sebenernya ngga dapet Nobel Prize juga ngga apa-apa sih, yang penting…bisa bermanfaat bagi orang lain. Betul begitu, bukan??!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: