Posted by: Anna | May 10, 2008

And The Journey Begins…(part 1)

Setelah melewati berbagai rintangan yang menghadang, akhirnya..ENG..ING..ENG.., I can reach one of my biggest dreams! Yup.., hal ini patut disyukuri (banget!!), soalnya kalo inget gimana susahnya untuk bisa ngeraih mimpi itu, hwaaaa…, bisa nangis darah deh..

Ng.., pasti pada bingung ya?! Mimpi apa? Rintangan apa? Well, don’t worry, I’ll tell you..

Once upon a time, si Anna ini bermimpi untuk bisa menginjakkan kakinya di negeri antah berantah. Tapi.., karena sifatnya yang banyak menghayal dan sedikit berjuang, maka bukan hal yang mudah bagi dia untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Tapi.., Tuhan memang Maha Pemurah, si Anna ini diberi kesempatan untuk bisa pergi ke negeri yang dia mau melalui program sandwich

Anna memilih RuG, salah satu universitas di Belanda, sebagai tujuan program sandwichnya. Dengan bantuan dosen pembimbingnya di ITB, akhirnya dia bisa mendapatkan supervisor di RuG. Suasana memanas ketika terdengar berita bahwa setiap mahasiswa sandwich harus segera mendapatkan acceptance letter dari supervisornya. Unfortunatelly.., Anna ngga berhasil mendapatkannya karena sang Supervisor sedang berada di luar kota. Dia panik bukan main (sampe sempet pake acara nangis-nangisan di balkon lab dan kamar mandi segala, hehehe…), karena tanpa surat itu dia ngga akan bisa pergi, hiks..hiks..  Sampe akhirnya, pembimbingnya bilang kalo Anna pake communication letter aja buat ngegantiin acceptance letter. Dan.., ternyata.. BISA! She got the scholarship!! Hurray…  Alhamdulillah..

Hm.., tapi hidup adalah hidup (ya iya atuh!), cobaan datang silih berganti… Setelah masalah di atas selesai, masalah lain datang lagi. Kali ini mengenai visa. Yup…, dia dan temannya, KV, belum dapet visa karena MVV-nya belum diterima oleh pihak ISD. Belakangan terdengar kabar kalo aplikasi MVV mereka berdua terselip entah dimana (tidaaaak…!!  ). Tapi syukurlah.., Tuhan sangat bermurah hati, akhirnya MVV-nya sampei juga ke ISD dan di approve setelah menunggu sekitar dua bulan… (bayangkan betapa susahnya untuk bisa bersabar selama itu!).

Setelah MVV-nya di approve, langkah selanjutnya adalah mengurus visa ke kedutaan Belanda di Jakarta. Cobaan baru kembali menghadang. Pihak kedutaan menjanjikan mereka untuk bisa mengurus visa hari Senin. Anna dapat nomor urut pertama, sedangkan KV dapat urutan kedua. Mereka berdua janjian untuk berangkat bareng hari Senin pake travel tujuan Blora yang jam empat pagi.

Kebingungan mulai terjadi ketika hari Minggu siang mereka belum juga mendapatkan travel ke Jakarta. Semuanya penuh…!! Sampai akhirnya KV memberi kabar kalau dia dapet tiket travel yang jam setengah satu pagi tujuan Blora untuk dua orang. Sebenernya itu kepagian banget, tapi.. ya mau gimana lagi. Sempet bingung, nanti di Jakarta subuh-subuh mau ngapain dulu ya?? Ngeronda??

Hari Senin jam setengah satuan, mereka udah ada di pool travel deket Ciwalk. Tapi.., JRENG.. JRENG.. JRENG.., ngga ada travel jurusan Blora yang berangkat jam setengah satu pagi sodara-sodara! Anna dan KV bingung, mau ke Jakarta naik apa? Anna coba untuk nyari info mengenai jadwal kereta, sedangkan KV masih gigih untuk nanya-nanya ke pihak travel tentang tiket yang udah dipesennya. Akhirnya, orang travelnya bilang kalo Anna dan KV bisa naik travel yang jam 2-an dengan tujuan ke Kartika Chandra. Yup.., akhirnya mereka berangkat juga ke Jakarta.

Sekitar jam tujuh pagi, mereka berdua pergi ke kedutaan pake taksi. Mereka ngiranya Kartika Chandra tuh letaknya lumayan jauh dari kedutaan, tapi ternyata…, deket… Jadinya bingung deh dua anak itu, mau nungguin dimana. Akhirnya…, mereka menuju ke arah tukang mie ayam yang ngga jauh dari situ, sekalian KV mau makan dulu.

Seudah KV beres makan, mereka kebingungan lagi, mau ngapain nunggu sampe jam delapan??!! Akhirnya mereka berdua berjalan menyusuri jalan Rasuna Said tanpa tujuan diiringi gerimis (kasian banget ya?!). Akhirnya jam delapan datang juga! Mereka masuk ke kedutaan, tapi sayangnya udah ada orang yang datang duluan. Tapi…, Tuhan Maha Adil, dengan sedikit bekal bisa menulis rapi di formulir isian, petugas-petugas kedutaan pun berdatangan, ada yang memuji dan ada yang ngebimbing mereka ngisi formulir, jadinya mereka berdua bisa ngisi formulir lebih cepat dari yang lain dan dapet urutan pertama dan kedua lagi untuk mengurus visa, hihihi… 

Tapi…, rintangan datang lagi. Ketika si Anna mau ngurus visanya, komputer petugasnya mati!  Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya semua proses pengurusan visa ini selesai juga dan petugasnya bilang kalo visa mereka bisa selesai jam 2 siang. Seneng sih, karena mereka ngga harus bolak-balik Bandung-Jakarta, tapi mereka kebingunan gimana caranya untuk menghabiskan waktu 5 jam?! Akhirnya.., penjelajahan menyusuri Rasuna Said kembali dimulai. Karena lapar, mereka cari tempat makan. Unfortunatelly, jam segitu belum ada tempat makan yang buka. Akhirnya mereka berdua menunggu (lagi) di depan KFC Plaza Festival. Setelah berhasil menghabiskan waktu yang berlimpah, akhirnya mereka kembali ke kedutaan untuk mengambil visa. Horey… It’s time to go back to Bandung..

To be continued…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: