Posted by: Anna | May 10, 2008

And the Journey Begins… (part 3)

Tanggal 27 Februari 2008 akhirnya datang juga… Yups, hari ini Anna dan KV berangkat ke Belanda 

Pagi itu, suasana di rumah Anna rame banget. Si Anna yang baru bangun (setelah malemnya begadang karena harus ngepak barang ke dalam koper yang susahnya bukan main. Maklum.., jumlah barang yang dibawa ngga sesuai dengan kapasitas koper, hehe..) harus memulai harinya dengan menunggu antrian kamar mandi

Sekitar jam delapan pagi, semuanya udah siap-siap untuk berangkat. Sebagian anggota keluarga udah masuk ke mobil yang satu, tapi yang sebagian lagi belum, soalnya masih menunggu KS yang baik hati mau nganterin ke Jakarta (padahal hari itu dia harusnya asistensi, hehehe.. Maap ya, Pak Dosen.., asistennya diculik dulu).

Perjalanan menuju bandara Soekarno-Hatta pun segera dimulai. Mereka mampir bentar di deket Anex karena mau ambil barang dari Bu DS yang dititipin ke SS. Setelah ketemu SS dan mengambil barang yang dititipkan, perjalanan dimulai lagi. Hm.., tumben, hari ini ngga ada lagu Closer-nya Travis. Biasanya lagu ini selalu ada kalo si Anna lagi bareng KS. Eh, beneran.., ini suatu kebetulan yang aneh lho. Bayangkan.., dari puluhan lagu yang ada di playlist, lagu itu hampir selalu  keputer kalo mereka lagi barengan. Aneh kan??!

Akhirnya…, sampai juga di bandara, walaupun awalnya sempet takut kesasar, hahaha.. Acara pertama di bandara adalah makan siang, hehehe.. Seudah makan, mereka ketemu sama pamannya Anna yang kebetulan kerja di bandara. Beliau bilang, nanti akan ngebantuin Anna dan KV. Maklum.., ini pertama kalinya Anna dan KV naik pesawat, jadi masih bingung-bingung gitu deh.

Begitu jam udah menunjukkan sekitar jam satu siang, Anna dan KV mulai ngantri di gerbang pemeriksaan barang bawaan. Sebelumnya mereka pamitan dulu sama keluarga masing-masing. Duh.., ko jadi sedih ya..  Si Anna meluk mamanya sambil pamit. Mamanya pesan kalo dia jangan sampe lupa makan dan solat.

Anna dan KV langsung menuju loket China Airlines kelas ekonomi. Disana koper mereka ditimbang. Hm.., beratnya 48 kg tuh (27 kg punya Ansa dan 21 kg punya Keni). Udah gitu, mereka harus bayar fiskal (satu juta rupiah) karena mereka berdua males ngurusin bebas fiskal (soalnya ribet banget!). Kemudian mereka masuk ke loket pemeriksaan dokumen dan segera mencari gate keberangkatan mereka, gate D6.

Sekitar setengah jam sebelum keberangkatan (waktu keberangkatan mereka jam 14.45), pintu pesawat dibuka. Mereka berdua masuk dan nyari tempat duduk. Asyik.., tempat duduknya dipinggir, deket jendela…, hehe.. (sesuai harapan).

Di dalam pesawat, Anna pamitan lagi lewat sms. Waktu itu, KS kirim sms balesan, dia bilang jangan lupa makan dan solat, hehe.., pesannya sama dengan pesan mamaku.

Perjalanan pun dimulai…., tapi bukan menuju Amsterdam, melainkan ke Taiwan untuk transit. Perjalanannya sekitar enam jam. Pesawatnya ngga terlalu besar, tapi fasilitasnya bagus. Tiap kursi, termasuk kelas ekonomi yang mereka tempati, punya personal TV. Dan yang mengejutkan adalah…ENG..ING..ENG.., si Anna menemukan soundtractnya diantara sekian banyak kumpulan lagu yang tersedia.

Yup.., Closer-nya Travis tentu saja! Begitu denger lagu ini, jadi inget deh sama orang yang suka nyanyi-nyanyi ngga jelas di mobil .

And when I see you then I know it will be next to me

And when I need you then I know you will be there with me

I’ll never leave you… Just need to get closer.., closer..

Lean on me now, lean on me now..

Rasanya perpisahan (sementara) ini menjadi semakin berat, hue..hiks..hiks.. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: